Jakarta (KABARIN) - Akhir pekan di Borussia Park menghadirkan panggung menarik bagi Kevin Diks. Bek Timnas Indonesia itu tampil penuh selama 90 menit saat Borussia Monchengladbach menahan imbang Bayer Leverkusen 1-1 dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu waktu setempat.
Meski laga berakhir tanpa pemenang, performa Diks patut mendapat sorotan. Ia tercatat melakukan satu sentuhan di dalam kotak penalti Leverkusen, menandakan keberaniannya ikut membantu serangan dari lini belakang. Tak hanya itu, akurasi dan ketenangannya terlihat dari 55 operan sukses yang ia lepaskan sepanjang pertandingan.
Dalam duel satu lawan satu, Diks juga tampil disiplin. Ia memenangi enam duel, mencatat satu cegatan penting, serta melakukan tiga sapuan untuk meredam tekanan tim tamu. Kontribusi itu membantu Gladbach tetap kompetitif menghadapi Leverkusen yang dikenal agresif dalam menyerang.
Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 lewat Yannik Engelhardt yang memanfaatkan bola rebound di depan gawang. Borussia Park sempat bergemuruh, namun Leverkusen mampu merespons menjelang turun minum. Pada menit ke-44, gol bunuh diri Philipp Sander membuat skor kembali imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Leverkusen nyaris membalikkan keadaan. Tembakan keras Patrik Schick pada menit ke-49 hanya berakhir di mistar gawang, membuat Gladbach terhindar dari kebobolan.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim sama-sama mencari gol kemenangan. Gladbach mencoba memanfaatkan dukungan publik sendiri, sementara Leverkusen menekan lewat permainan cepat. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tetap bertahan.
Hasil ini membuat Monchengladbach tetap berada di posisi ke-12 klasemen Bundesliga dengan 22 poin dari 21 laga. Sementara itu, Bayer Leverkusen harus puas di peringkat kelima dengan koleksi 36 poin.
Bagi Kevin Diks, laga ini menjadi bukti konsistensi dan peran pentingnya di lini belakang Gladbach—sekaligus kabar positif bagi Timnas Indonesia.
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026